Ray
Christa
4
PA 11
18514962
1. Arsitektur Komputer
Menurut Fitriyana (2010) arsitektur komputer lebih cenderung
pada kajian atribut-atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang
programmer. Contoh : set instruksi, aritmatika yang digunakan, teknik pengamatan,
mekanisme I/O.
Menurut Wartawarga (2012) arsitektur komputer dapat
didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara
interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer
yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Menurut Wikipedia (2017) arsitektur komputer adalah konsep
perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer.
Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional
dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan
sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari
masing-masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU
akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori
cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur komputer
ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.
Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan
dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi
komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang
memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Arsitektur komputer ini paling tidak mengandung 3
sub-kategori :
·
Set instruksi (ISA)
·
Arsitektur mikro dari ISA, dan
·
Sistem desain dari seluruh komponen dalam perangkat keras komputer ini.
2. Sistem Kognisi Manusia
Menurut Ausabel (dalam Wartawarga, 2012) mengemukakan bahwa
struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa
struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif
terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang
selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuanpun akan terus
berkembang.
Menurut Wartawarga (2012) struktur kognisi manusia merupakan
bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang member
pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi, dan akomodasi yang
membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan
social bagi seorang manusia.
Menurut Wade dan Tavris (2008) struktur kognisi manusia
adalah hal yang berlangsung dipikiran seseorang. Bagaimana seseorang berpikir,
mengingat, memahami bahasa, memecahkan masalah, menjelaskan berbagai
pengalaman, memperoleh sejumlah standar moral, dan membentuk keyakinan.
3. Hubungan antara Arsitektur
Komputer dengan Sistem Kognisi Manusia
Komputer dan kognisi memiliki persamaan dalam hal proses
informasi. Jika dikaitkan dengan arsitektur komputer yang memiliki pengertian
konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer,
maka kognisi manusia yang turut berperan penting dalam pembuatannya. Manusia
yang menciptakan komputer dengan sistem yang menyerupai kognisi manusia dengan
maksud mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaannya, sedangkan arsitektur
komputer dibuat untuk memudahkan manusia dalam menggunakan komputer.
4. Kelemahan dan Kelebihan
Arsitektur Komputer jika Dibandingkan dengan Sistem Kognisi Manusia
Menurut
Wartawarga (2012) kelebihan dan kekurangan arsitektur komputer, yaitu :
a.
Kelebihan
1) Memiliki
processor yang berjumlah lebih dari satu.
2) Bisa
digunakan oleh banyak pengguna (multi user).
3) Dapat
membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
4) Menggunakan
teknologi time sharring.
5) Kecepatan
kerja processornya hingga 1 GOPS (Giga Operations Per Second).
b. Kekurangan
1) Karena
ukurannya besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya.
2) Harganya
sangat mahal.
3) Interface
dengan pengguna masih menggunakan teks.
4) Kerjanya
sangat lama.
5) Membutuhkan
daya listrik yang sangat besar.
Menurut
Wartawarga (2012) kelebihan dan kekurangan struktur kognisi, yaitu :
a.
Kelebihan
1) Struktur
kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas.
2) Banyak
memberi motivasi agar terjadi proses belajar.
3) Mengoptimalisasikan
kerja otak secara maksimal.
b. Kekurangan
1) Membutuhkan waktu yang cukup lama.
Daftar Pustaka
Fitriyana. (2010). Jurnal organisasi dan arsitektur
computer. Jakarta : Universitas Indraprasta PGRI.
https://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur-komputer.
https://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/.
Wade, C., dan Tavris, C. (2008). Psikologi jilid 1, edisi
9. Jakarta : Erlangga.
