#SIP CBIS dan DATA

Posted by : Unknown
Rabu, 01 November 2017


A.    CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM) DAN DATA


1.      CBIS (COMPUTER BASED INFORMATION SYSTEM)
a.       Definisi CBIS (Computer Based Information System)
Computer Based Information System (CBIS) adalah sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan peranti keras dan lunak komputer (Laudon & Laudon, 2008).
Menurut Purnomo (dalam Normah, 2017) Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer (Normah, 2017).


b.      Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer

1) Berfokus pada Data (SIA atau Sistem Informasi Akuntansi)
SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sistem informasi lain. SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, menyediakan informasi untuk seluruh lingkungan, kecuali pesaing (Wulandari dalam Normah, 2017).
Tugas utama sistem informasi ini adalah : pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data, dan menyediakan dokumen.
Peran SIA dalam CBIS :
o   SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
o  SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.



2)      Berfokus pada Informasi (SIM atau Sistem Informasi Manajemen)
Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersedia dalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah. Merupakan sistem/mekanisme yang memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi manajemen (Wulandari dalam Normah, 2017).
  SIM menggunakan data yang disediakan SIA dalam database dan informasi lain yang berasal dari lingkungan. Isi dari database tersebut digunakan oleh software untuk membuat laporan periodik dan laporan khusus, serta model matematika untuk mensimulasikan aspek perusahaan. Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan.


3)      Berfokus pada Penunjang Keputusan (DSS atau Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang yang ada. Informasi pendukung untuk memecahkan masalah yang harus diselesaikan (Wulandari dalam Normah, 2017).


4)      Berfokus pada Komunikasi (OA atau Office Automation)
OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. OA telah berkembang dalam berbagai bentuk aplikasi, seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, email, electronic calendaring, faxsimile transmission, dan desktop publishing. 



5)      Berfokus pada Konsultasi (AI atau Artificial Intelligence)
Ide dasar AI adalah komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran yang logis, sama halnya seperti manusia. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu bidang. Sedangkan sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge basic system).




DATA

                 Hierarki Data



a.       Hirarki data
Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu:
1)      Bit 
Suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar-dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on  dan off), jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
2)      Byte/character 
Bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori.  Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori.
3)      Field/kolom
Unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna.
4)      Record atau baris 
Kumpulan item yang secara logis saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci.
5)      File atau tabel 
Kumpulan record yang sejenis dan secara logis berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer, jadi tabel ibarat kumpulan baris/ record yang membentuk satu tabel yang berarti.
6)      Database 
Kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manjamen. Semua database umumnya berisi eleme-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu., tersimpan dihardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data serta kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistem informasi akademik. Contoh database sederhana sebagai berikut. 

                                            Pengumpulan Data 

Memori dari CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk sementara waktu. Oleh sebab itu alat penyimpanan data yang permanen sangat diperlukan. Informasi yang disimpan pada alat-alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU pada saat diperlukan. Alat tersebut dinamakan secondary memory (Auxiliary Memory) atau backing storage.
Ada 2 jenis Secondary storage :
-          Direct Access Storage Device (DASD)
Prosesnya lebih cepat disbanding SASD, karena untuk mengambil data tertentu tidak perlu dicari dari awal berurutan.
Contoh :
1)   Magnestic disk yaitu menggunakan medan magnet, contoh: floppy disk (disket) dan hard-disk.
2)   Optical Disk: menggunakan sinar laser. Contoh: CD-ROM.




-          Sequential Acces Storage Device (SASD)
Prosesnya lambat karena untuk mencari data tertentu harus selalu dimulai dari awal
Contoh :
Magnetic Tape, Punched card, Punched paper tape. Sudah jarang dipakai, umumnya hanya untuk backup, karena murah dan kapasitas yang besar.




                        Database 
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi. berikut tiga software database
1)      PostgreSQL


Image result for PostgreSQL
Menurut Anhar (2010)  MySQL (My Structure Query Language) adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (Database Management System) atau DBMS dari sekian banyak DBMS, seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL, dan lain-lain. MySQL merupakan DBMS yang multithread, multi-user yang bersifat gratis di bawah lisensi GNU General Public Licence (GPL). PostgreSQL merupakan database yang dibangun dengan metode open source berbasis SQL dan oleh para perancangnya diutamakan kelengkapan fasilitas. Dengan dukungan open source postgreSQL juga merupakan salah satu dari sejumlah database besar  yang menawarkan stabilitas, keluwesan, dan kinerja yang tinggi sehingga penggunanya begitu meluas diberbagai platform dan didukung oleh banyak bahasa pemrograman bagi masyarakat TI di indonesia. Tujuan dari programmer membuat database ini adalah membuat suatu database yang kaya akan feature dan keluwesannya yang tinggi. Perbedaan penting antara postgresql dengan sistem relasional standar adalah postgre arsitekturnya lebih memberikan kemudahan untuk mendefinisikan sendiri SQLnya. Terutama pada pembuatan function atau biasa disebut dengan stored procedure sehingga bisa dimungkinkan bahwa informasi yang disimpan oleh postgre bukan hanya tabel dan kolom melainkan tipe, fungsi, metode akses dan masi banyak lagi yang terkain dengan tabel dan kolom tersebut.
2)      ORACLE


 Image result for ORACLEadalah produk DBMS yang sangat berguna dan tangguh yang dapat bekerja pada bebagai sistem informasi yang bebeda, termasuk Windows 2000, Windows XP, beberapa variasi UNIX, beberap sistem operasi mainframe, dan Linux. Oracle adalah produk DBMS yang paling popular di dunia serta memiliki sejarah yang panjng dalam pengembangan dan penggunaannya. Oracle memberikan banyak teknoloinya kepada developer, sehingga dapat diselaraskan dan disesuaikan dengan banyak cara (Kroenke, 2005).

Ada tiga cara untuk membuat database oracle, yaitu diataranya adalah melalui oracle database configuration assistant, melalui prosedur pembuatan database yang diberikan oracle, atau melalui perintah SQL create database. Diantara ketiga cara diatas, yang paling mudah dan paling dianjurkan adalah melalui oracle database configuration assistant (Kroenke, 2005).

3)      Microsoft Acces

 Image result for microsoft access
Microsoft Acces adalah salah satu program aplikasi database produksi Microsoft. Microsoft Acces merupakan bagian dari aplikasi Microsoft Office. Microsoft access sebelumnya sudah memiliki banyak versi sebelum versi Microsoft 2010. Beberapa versi tersebut antara lain Microsoft access 1995 , 1997 ,2000, 2002, 2003 dan 2007. Micrsoft access sering digunakan pada pengembangan aplikasi database, khususnya aplikasi database berskala kecil. Dengan Microsoft access, kita akan lebih mudah membuat sebuah aplikasi database.

       Pemrosesan Data

 Image result for pemrosesan data
BATCH
Proses pembaruan secara periodik atas data yang disimpan tentang sumber daya dan pelaku yang terlibat, dinamakan proses batch yaitu proses pembaruan yang dilakukan secara langsung setelah terjadinya transaksi, dinamakan proses online atau real time. Proses batch adalah metode warisan yang terus dipergunakan untuk beberapa aplikasi, seperti penggajian, yang memang dilakukan setiap periode tertentu saja. Kelemahan yang nyata terlihat dari proses batch ini adalah data yang terakhir dan akurat hanya setelah proses pembaruan secara batch.



Online
Pemrosesan secara online adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan online processing adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan dan laporan. Contohnya adalah game, pengolah kata, dan sistem pemesanan.



Real time
Salah satu bentuk sistem operasi untuk keperluan khusus adalah sistem real time. Sistem real time digunakan bila terdapat kebutuhan keteptan waktu pada operasi prosessor atau aliran data sehingga sering digunakan untuk perangkat kontrol pada suatu aplikasi seperti mengontrol percobaan keilmuan, sistem medical imaging, sistem kontrol industri dan beberapa sistem display. Pada sistem real time harus didefinisikan batasan waktu yang tetap. Pemrosesan harus dikerjakan dalam waktu tertentu atau sistem akan gagal.  Sebagai contoh, jika lengan robot tidak diinstruksikan untuk berhenti segera maka dapat merusak robot tersebut.
Terdapat dua bentuk sistem real time.  Sistem hard real time menjamin tugas kritis diselesaikan tepat waktu.  Pada sistem ini penyimpan sekunder terbatas atau tidak digunakan, data langsung dikirim ke memory atau read-only memory (ROM) dalam waktu singkat.  Pada sistem hard real time terjadi konflik pada sistem time sharing dan tidak didukung oleh sistem operasi tujuan umum.  Bentuk lainnya adalah soft real time dimana tugas kritis mendapatkan prioritas lebih tinggi dari tugas lain dan setelah satu task selesai maka task berprioritas ini akan diselesaikan.  Sistem ini terbatas pada industri pengontrol robot.  Sangat berguna pada aplikasi multimedia dan virtual reality yang membutuhkan fitur sistem operasi tertentu.




Daftar pustaka
Kroenke, D.M. (2005). Database processing: dasar-dasar,desain,
& implementasi. Jakarta:Penerbit Erlangga.
Riyanto. (2007). Migrasi microsoft SQL server dengan
PostgreSQL. Jakarta: PT Alex Media Komputindo

0 komentar:

Copyright © 2012 dear good people | Guilty Crown Theme | Designed by Johanes DJ